Di sebuah kebaktian Minggu yang ditayangkan TV Emmanuel, sebelum pesawat SUKHOI hilang dan mengalami kecelakaan, seorang hamba Tuhan yang bernama TB Yosua mengungkapkan visi kenabian, di mana ia melihat tayangan TV dalam breaking news, terdapat sebuah pesawat yang membawa penumpang akan hilang.
Dalam Layanan Minggu berikutnya di The SCOAN, TB Yosua berbicara lebih lanjut mengenai visi kenabian. Dia menyatakan warna pesawat itu berwarna biru, tempatnya berada di negara Indonesia , kejadiannya adalah hari Rabu.
Hal ini membuktikan bahwa nubuatan masih berlaku dan bahwa Tuhan pun masih berkenan untuk meyatakan kehendakNya kepada umat manusia.
Kecelakaan Pesawat Sukhoi dan Nubuatan TB Joshua
Above All
Sekeras apapun usaha manusia untuk menggapai Allah, hal itu tidak akan berhasil. Hal ini juga berlaku saat manusia berusaha menggapai sorga. Allah mempunyai standar kekudusan yang tinggi. Tidak mungkin kita menggapai standar yang telah Ia tetapkan tanpa pertolongan dari atas.
Manusia itu terbatas. Pikirannya terbatas, kesabarannya terbatas, kasihnya terbatas, kamampuannya untuk berbuat baik pun terbatas. Akan lebih banya perbuatan jahat daripada perbuatan baik. Sanggupkah manusia menggapai sorga?
Berjaga-jaga
Bagi Tuhan Tak Ada Yang Mustahil
Bagi Tuhan Tak Ada Yang Mustahil
Pujian yang keluar dari hati yang sungguh-sungguh menyembah Allah, akan sangat menyukakan hati -Nya. Di tengah-tengah kesibukkan, pengharapan dan masa-masa pencobaan. Ingatlah hal ini : Dont let the devil take your song away..
Akhir Zaman menurut Kitab Wahyu #Part 3
7:13 Dan seorang dari antara tua-tua itu berkata kepadaku: "Siapakah mereka yang memakai jubah putih itu dan dari manakah mereka datang?"
7:14 Maka kataku kepadanya: "Tuanku, tuan mengetahuinya." Lalu ia berkata kepadaku: "Mereka ini adalah orang-orang yang keluar dari kesusahan yang besar; dan mereka telah mencuci jubah mereka dan membuatnya putih di dalam darah Anak Domba.
7:15 Karena itu mereka berdiri di hadapan takhta Allah dan melayani Dia siang malam di Bait Suci-Nya. Dan Ia yang duduk di atas takhta itu akan membentangkan kemah-Nya di atas mereka.
7:16 Mereka tidak akan menderita lapar dan dahaga lagi, dan matahari atau panas terik tidak akan menimpa mereka lagi.
7:17 Sebab Anak Domba yang di tengah-tengah takhta itu, akan menggembalakan mereka dan akan menuntun mereka ke mata air kehidupan. Dan Allah akan menghapus segala air mata dari mata mereka."
Akhir Zaman menurut Kitab Wahyu #Part 2
Simbol dalam Kitab Wahyu
(Lanjutan..)
1/2 dari 7
Dalam Perjanjian Lama angka pecahan ini berarti Masa Penganiayaan. Angka ini muncul dalam berbagai bentuk dalam Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Musibah kelaparan dalam zaman Elia berlangsung 3,5 tahun. Periode yang sama ialah: 1 masa dan 2 masa dan 1/2 masa dari Daniel 7:25, serta pertengahan 7 masa (Daniel 9 :27).
Periode yang sama muncul juga dalam Perjanjian Baru dalam Kitab Wahyu (Wahyu 11: 2) dalam bentuk 42 bulan atau 1260 hari (Wahyu 11: 3) atau 1 masa dan 2 masa dan 1/2 masa ( Wahyu 12 : 14). Dua orang saksi dalam Wahyu 11: 9 tergeletak mati sepanjang 3,5 hari. Angka pecahan ini dengan demikian merupakan lambang yang sangat penting dan telah ditafsirkan sebagai perjanjian atau penderitaan atau malapetaka.
Angka 10
Merupakan Lambang Kesempurnaan Mutlak atau pekembangan lengkap dan sempurna yang mengacu kepada Allah atau Dunia. 10 merupakan jumlah dari perintah Tuhan, tempat Yang MahaKudus merupakan sebuah kubus dengan masig-masing sisi berukuran 10 hasta., 10 x 10, atau 100 merupakan jumlah kawanan domba Allah ( Lukas 15 /; 4,7) dan kubus dari 10, atau 1000 merupakan waktu pemerintahan orang-orang kudus (Wahyu 20 : 4 ). Angkatan ke-10 berarti "untuk selama-lama", bandingkan dengan Ulangan 23: 3 dan Nehemia 13 :1.
10 juga merupakan angka kelengkapan dunia, lambang kekuasaan yang sempurna. 10 tulah Mesir melambangkan murka Allah yang lengkap, binatang dalam penglihatan Daniel bertanduk 10, Naga Merah dalam Kitab Wahyu memiliki 10 tanduk, sebagaimana halnya binatang Antikeis yang pertama 9 Wahyu 13 : 1).
Angka 12
Merupakan angka yang menekankan Kerajaan Allah, "tanda tangan" Allah (tiga) dikalikan dengan "tanda tangan" dunia (empat). Merupakan angka umat perjanjian yang ditengah-tengah mereka di mana Allah tinggal dan dengan siapa Dia mengikat perjanjian. 12 merupakan jumlah suku Israel, terdapat kelompok imam yang terdiri dari 2 kelompok masing-masing berjumlah 12. 2 x 12 merupakan jumlah Penatua yang mewakili gereja yang ditebus. Yerusalem memiliki 12 gerbang, tembok kotanya memiliki 12 dasar (Wahyu 21 : 14), dan pohon kehidupan mengeluarkan 12 jenis buah.
Warna dalam Alkitab
Putih malambangkan ketidaksalahan, kemurnian dan kebenaran, juga usia rohani, kedewasaan dan kesempurnaan.
Hitam melambnagkan bencana kelaparan, kesusahan dan juga penderitaan.
Merah darah mungkin seperti darah itu sendiri, melambangkan peperangan, pembunuhan, kematian sebagai korban.
Ungu adalah warna kerajaan.
Kuning pucat adalah warna kehidupan yang memudar dan kerajaan maut.
Akhir Zaman menurut Kitab Wahyu #Part 1
Simbol dalam Kitab Wahyu
Kitab Wahyu merupakan salah satu kitab yang sulit untuk ditafsirkan karena selain memuat banyak simbol dalam penulisannya, kitab ini merupakan kitab nubuatan. Untuk memahaminya dibutuhkan ketelitian dan kecermatan. Dan rupanya sepanjang 70 tahun terakhir ini dunia barat termasuk para negarawa, ilmuwan, ahli ekonomi dan penulis esei secara sadar maupun tidak menuliskan hal ini. Hal ini kelihatan dari istilah kata "Apocalypse" yang berarti zaman pergolakan, keadaan dunia yang sarat dengan akibat-akibat menakutkan serta dilepaskannya sejumlah kekuatan yang berada diluar kekuatan manusia untuk mengendalikannya.
Yang menakjubkan dari kitab ini adalah, karena sejak hampir 2000 tahun yang lalu ketika kitab ini ditulis, Yohanes (penulis kitab ini) sudah melihat tentang suatu keadaan dunia yang menjadi satu, dimana terjadi yang seperti sekarang ini yaitu era globalisasi, dan bahwa :
-Boikot ekonomi yang dilakukan oleh binatang ini meliputi seluruh umat manusia (Wahyu 13 : 16-17).
-Tentang iblis dikatakan ia adalah yang menyesatkan seluruh dunia, dan bahwa bangsa di seluruh dunia melakukan perzinahan dengan pelacur itu (Wahyu 18 : 3, 23).
-Memuat fakta penting bahwa setelah binatang dan sekutunya dikalahkan maka akan tiba waktunya bagi Kristus akan datang sebagai Raja atas segala raja dan Tuan atas segala tuan, atas seluruh dunia.
Sebagai catatan, kata-kata di atas yang dicetak miring adalah simbol dimana Tuhan ingin kita bisa mengartikannya dengan tepat. Lalu siapakah binatang itu, pelacur itu dan apakah arti perzinahan disini? Saya rasa setelah membaca sekian banyak postingan di sini juga referensi dari sumber-sumber lain, setiap kita akan mengetahui arti dari kata-kata yang tercetak miring di atas. Perzinahan di sini saya rasa adalah perzinahan rohani, dimana sama seperti pada jaman Daniel ketika setiap orang disuruh untuk menyembah patung dan karena tekanan dari penguasa yang berwenang saat itu, maka banyak orang yang akhirnya tidak menyembah kepada Tuhan, tetapi patung. Perzinahan disini berarti menyembah yang lain selain Allah yang hidup.
Karena kitab ini dtulis dalam gaya bahasa yang penuh dengan lambang dan simbol, maka lambang-lambang tersebut harus di pelajari dengan hati-hati terutama untuk angka. Kadang-kadang angka yang dituliskan bukan hanya menunjukkan jumlah tertentu, tetapi juga terdapat makna yang lain.
Angka dalam Alkitab
Angka 7
Angka yang mensimbolkan kelengkapan, kesempurnaan, dan kegenapan. Ada 7 surat kepada 7 jemaat, ada penglihatan tntang 7 materai, 7sangkakala dan 7 cawan. Jadi hampir setengah dari kitab ini membahas tatang rangkaian 7 ini. Pada Wahyu 5 :12 dipanjatkan pujian kepada Anak Domba (anak domba simbol dari Yesus Kristus), yang memiliki 7 sifat. Wahyu 1 : 4 ketujuh roh yang ada dihadapan tahtaNya memgungkapkan kesempurnaan tak terbatas dari Roh Kudus. Anak Domba memiliki 7 tanduk dan 7 mata, simbol dari kekuatan tak terbatas, intelgensia yang tinggi dan kemahatauan yang sempurna.
Dalam alkitab ditulis bagaimana Iblis ini juga suka meniru apa yang dilakukakan Allah. Sebagai contoh, ketika Tuhan menimpakan 10 tulah atas Mesir yaitu : tulah pertama air menjadi darah, tulah kedua--katak dan tulah--ketiga nyamuk, dibuat juga oleh penyihir-penyihir mesir hal yang demikian (Keluraran 7 : 22, 8:7, 8:18). Dan banyak tiruan lainnya yang di catat dalam alkitab yang dibuat Iblis karena ingin menyamai Allah. Jadi tidaklah mengherankan jika Iblis pun di dunia ini akan memakai simbol "mata"
(to be continued)







